Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun resmi sosial media kami

Lambang Identitas

 

Bagian A

Gambar Kujang dengan posisi tegak. Kujang merupakan senjata/alat kerja masyarakat Jawa Barat. Kujang dianggap sebagai manifestasi satria-satria Pajajaran, yang identik dengan nilai-nilai kejuangan pahlawan Depok, yang memiliki sifat tak gentar dalam menegakkan kebenaran dan rela berkorban.

Pada gambar Kujang terdapat 2 (dua) buah lubang, dengan lengkungan luar sebanyak 7 (tujuh) buah dan tangkai (gagang) mempunyai lekukan 4 (empat) buah yang dikelilingi rangkaian padi dan bunga kapas yang terdiri dari 9 (sembilan) butir padi dan 9 (sembilan) kuntum bunga kapas yang mempunyai arti Kota Depok dilahirkan pada tanggal 27 April 1999.

Padi dan Kapas melambangkan cita-cita pemerintahan dan masyarakat Kota Depok yang mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran. Di bawah gambar Kujang terdapat gambar sebuah mata pena dan gambar sebuah buku terbuka, yang melambangkan Depok sebagai Kota Pendidikan.

Bagian B

v Gambar Pendopo merupakan simbol Pusat Pemerintahan Kota Depok dalam melaksanakan tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan.

v Gambar Bangunan Gedung melambangkan Kota Depok sebagai Kota Pemukiman serta sebagai pusat perdagangan dan jasa.

v Gambar tumpukan batu bata membentuk rangkaian kesatuan yang menggambarkan dinamika masyarakat Kota Depok dalam melaksanakan Pembangunan di segala bidang.

v Gambar gelombang air menggambarkan aliran sungai yang mengalir di wilayah Kota Depok, yang melambangkan kesuburan serta menunjukkan Depok sebagai Kota Resapan Air.

Bagian C

Bentuk Perisai yang memiliki 5 (lima) sisi melambangkan tameng dan benteng yang mampu mengayomi, memberikan rasa aman dan tentram baik lahir maupun batin bagi masyarakat Depok serta melambangkan ketahanan fisik dan mental masyarakat Depok dalam menghadapi segala macam gangguan, halangan dan tantangan yang datang dari manapun juga terhadap kehidupan bangsa dan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

5 (lima) sisi perisai yang diemban Pemerintah Kota Depok melambangkan fungsi dan pesan sebagai :

·      Kota Pemukiman;

·      Kota Pendidikan;

·      Pusat Perdagangan dan Jasa;

·      Kota Wisata; dan

·      Kota Resapan Air.

Tulisan Kota Depok menunjukkan sebutan bagi Kota dan Pemerintah Kota Depok. Tulisan Paricara Dharma berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari kata Paricara yang berarti Abdi, Dharma yang berarti Kebaikan, Kebenaran dan Keadilan. Jadi Paricara Dharma mengandung makna bahwa Pemerintah Kota Depok sebagai Abdi Masyarakat dan Abdi Negara senantiasa mengutamakan Kebaikan, Kebenaran dan Keadilan.